Iklan

--advertisement 01--
DoaHabib Sholeh TanggulReligi

Doa Cepat Punya Rumah dari Habib Sholeh Tanggul

Jumat, Januari 05, 2024 WIB
--advertisement 05--
DomaiNesia

 

Foto: ​Habib Sholeh Tanggul 


Jember -- Karomah dari Al Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid tak bisa diragukan lagi. Pada zamannya beliau juga menjadi guru spiritual dari Menteri Luar Negeri Adam Malik yang akhirnya menjadi Wakil Presiden. 


Habib Sholeh atau yang dikenal dengan panggilan Habib Sholeh Tanggul adalah sosok ulama kharismatik yang sangat disegani di kalangan para Habaib karena do’anya selalu dikabulkan oleh Allah SWT. 


Habib Abdul Qadir bin Ahmad Assegaf (seorang panutan para alawiyyin yang bermukim di Jeddah, Arab Saudi) pernah mengatakan:

 

Sesungguhnya Habib Sholeh ini adalah seorang habib yang sangat agung kedudukannya dan amat tinggi martabatnya. Dan Dia doanya selalu terkabul dan sangat dicintai serta disegani

 

Habib sholeh berasal dari hadramaut Yaman dan kemudian merantau untuk berdakwah ke Indonesia pada tahun 1921 M.


Pada bagian akhir kisah panjang perjalanan dakwahnya di Nusantara Habib Sholeh memutuskan hijrah ke Tanggul Kabupaten Jember dan menetap di sana hingga akhir hayatnya dan wafat pada 8 Syawal 1396 H /1976 M.


Habib Sholeh diketahui sering memberikan ijazah atau amalan yang diberikan kepada para masyarakat dengan berbagai macam keperluan. Salah satu yang paling terkenal adalah Sholawat Mansub.


Selain itu Habib Sholeh juga pernah memberi ijazah do’a agar disegerakan oleh Allah SWT punya rumah sendiri.


Dikutip dari ala NU inilah lafadz do’a dari Habib Sholeh Tanggul:

 

 

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺭﺏ ﺍﻟﺒﻴﺖ 

Allohhumma Robbal Bait

 

ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺑﺠﺎﻩ ﺃﻫﻞ ﺍﻟﺒﻴﺖ 

As Aluka Bijaahi Ahlil Bait

 

ﺃﻥ ﺗﻴﺴﺮ ﻟﻲ ﺧﻴﺮ ﺑﻴﺖ 

An Tuyassiro lii Khoiro Bait

 

ﺣﺘﻰ ﻻ ﻧﻘﻮﻝ ﻳﺎ ﻟﻴﺖ  

Hattaa Laa Naquulu Yaa Laiit

 

 

Artinya :

Ya Allah Engkau pemilik Baitulloh
Hamba memohon dengan wasilah/perantara Ahlil Bait (Rasulallah Saw)
Agar Engkau mudahkan untukku sebaik-sebaiknya rumah.
Sehingga kami tidak mengucap "Seandainya aku punya rumah"

 

Doa ini terus dibaca dengan istiqomah tanpa ditentukan bilangan jumlah, boleh juga dijadikan wirid sambil berikhtiar secara dhohir.

 

“Jangan lupa biasakan memberi sedekah untuk anak yatim, minimal memberinya sekedar jajan dan usap kepalanya dengan penuh kasih sayang dan minta didoakan supaya cepat punya rumah,” lanjutnya.

 

Status Habib Taufiq M. Dahlan tersebut sudah di-share dan di-like oleh puluhan ribu netizen.

 

Salah seorang netizen, Muhammad Noor Zuhri, berkomentar bahwa dulu dia juga mengamalkan doa tersebut. “dan kini sudah punya rumah sendiri,” kisahnya.

 

Bagi sahabat energibangsa.id yang mau mengamalkan ijazah ini harus ketik tulisan Qobiltu ijazataka Ya Habib taufiq Muhammad Dahlan Al Jiilani di kolom komentar dan membagikan berita ini kepada yang lainnya.

 

Semoga yang membagikan segera diberi rejeki melimpah agar cepat beli rumah. Amin.

 

Wallahu A'lam Bishhowaab.***

 

Habib Sholeh Tanggul Jember


Ulama Karismatik yang berasal dari Hadramaut Yaman ini pertama kali melakukan da’wahnya ke Indonesia sekitar tahun 1921 M dan menetap di wilayah Tanggul, Jember Jawa Timur. Habib Sholeh lahir tahun 1313 H dikota Korbah, ayahnya bernama Muhsin bin Ahmad juga seorang tokoh Ulama dan Wali yang sangat di cintai masyarakat, Ibunya bernama Aisyah ba umar.



Sejak Kecil Habib sholeh gemar sekali menuntut ilmu , beliau banyak belajar dari ayahandanya yang memang seorang Ahli ilmu dan Tashauf, berkat gembelengan dan didikan dari ayahnya Habib sholeh memilki kegelisahan Batiniyah yang rindu akan Alloh SWT dan Rindunya Kepada Rosululloh SAW, akhirnya beliau melakukan Uzlah ( Mengasingkan diri) selama hampir 7 tahun. Sepanjang waktu selama beruzlah Habib Sholeh memperbanyak Baca al quran, Dzikir dan membaca Sholawat. Suatu ketika Habib Sholeh didatangi Ulama yang juga Wali Quthub Habib Abu bakar bin Muhammad Assegaf dari Gresik, Habib Sholeh diberi sorban hijau yang katanya sorban tersebut dari Rosululloh SAW.



Menurut Habib Abu Bakar Assegaf adalah suatu isyarat bahwa gelar wali Qhutub yang selama ini di sandang oleh habib Abubakar Assegaf akan diserahkan Kepada Habib Sholeh Bin Muhsin , Namun Habib sholeh Tanggul merasa bahwa dirinya merasa tidak pantas mendapat gelar Kehormatan tersebut. Sepanjang Hari habib Sholeh tanggul Menangis memohon kepada Alloh Swt agar mendapat Petunjuknya.



Dan suatu ketika habib Abyubakar Bin Muhammad assegaf gresik mengundang Habib sholeh tanggul untuk berkunjung kerumahnya , setelah tiba dirumah habib Abubakar Bin Muhammad assegaf menyuruh Habib Sholeh tanggul untuk melakukan Mandi disebuah kolam Milik Habib Abu bakar Assegaf , setelah mandi habib Sholeh tanggul di beri Ijazah dan dipakaikan Sorban kepadanya. Dan hal tersebut merupakan Isyarat Bahwa habib Abubakar Bin Muhammad Assegaf telah memberikan Amanat kepada Habib sholeh tanggul untuk melanjutkan Da’wak kepada masyrakat.



Habib Sholeh mulai melakukan berbagai aktifitas dakwahnya kepada Masyarakat, dengan menggelar berbagai Pengajian-pengajian . Kemahiran beliau dalam penyampaian dakwahnya kepada masyarakat membuat beliau sangat dicintai , dan Habib sholeh Mulai dikenal dikalangan Ulama dan habaib karena derajat keimuan serta kewaliaan yang beliau miliki. Habib sholeh tanggul sering mendapat Kunjungan dari berbagai tokoh ulama serta habaib baik sekedar untuk bersilahturahim ataupun untuk membahas berbagai masalah keaganmaan, bahkan para ulama serta habaib di tanah air selalu minta didoakan karena menurut mereka doa Habib sholeh tanggul selalu di kabulkan oleh alloh SWt, Pernah suatu ketika habib Sholeh tanggul berpergian dengan habib Ali Al habsy Kwitang dan Habib ali bungur dalam perjalanan Beliau melihat kerumunan Warga yang sedang melaksanakan sholat Istisqo’ ( Sholat minta hujan ) karena musim kemarau yang berkepanjangan , lalu Habib sholeh Memohon kepada alloh Untuk menurunkan Hujan maka seketika itupula hujan turun. Beliau berpesan kepada jama’ah Majlis ta’limnya apabila do’a-doa kita ingin dikabulkan oleh Alloh Swt jangan sekali-kali kita membuat alloh murka dengan melakukan Maksiyat, Muliakan orang tua mu dan beristiqomalah dalam melaksanakan sholat subuh berjama’ah.



Habib Sholeh berpulang kerahmatulloh pada tanggal 7 sawal 1396 h atau sekitar tahun 1976, hingga sekarang Karomah beliau yang tampak setelah beliau meninggal adalah bahwa maqom beliau tidak pernah sepi dari para jamaah yang datang dari berbagai daerah untuk berziarah. (*)

CLOSE ADS
CLOSE ADS
close