Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Viral Polisi Bawa Sayur Dengan Kendaraan Dinas

Januari 28, 2021 WIB Last Updated 2022-02-18T04:23:57Z

    


Jember,Kabarejember.com 

 ----  Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung. Justru, anggota Bhabinkamtibmas Desa Kawang Rejo Kecamatan Mumbulsari, Bripka Totok Widarto mempunyai cara sendiri untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid - 19.  Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Mumbulsari ini, rutin membagikan sayuran kepada masyarakat di desa binaannya. 

 Bahkan aksinya itu viral di media sosial karena polisi membawa gerobak sayur dengan sepeda motor dinasnya, lalu dibagikan ke ibu ibu rumah tangga,  Kamis pagi, 28 Januari 2021.  

      Kepada media ini,  Totok menjelaskan aksi tersebut dilakukan sejak covid 19 masuk ke Jember.  Karena, ia ikut merasakan penderitaan warga yang terdampak Covid 19,  masyarakat yang mayoritas buruh yang biasanya bekerja, lalu tidak bekerja lagi.  Bahkan, yang kerja di luar kota harus pulang.  

     Karena itu,  ia bersama isterinya,  mencari cara bagaimana membantu warga dengan dana terbatas,  bisa membantu warga dalam jumlah banyak,  bisa 1 RT. 

" Karena itulah dipilih sayur mayur/ karena harga relatif murah. Selain itu juga untuk membantu perputaran ekonomi pedagang sayur di wilayah Mumbulsari tetap eksis di tengah pandemi," ujar Totok. 

     Aksi itu juga dibantu Babinsa dan warga setempat untuk mengatur penerima sayur Supaya sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan covid 19. 

       Kapolsek Mumbulsari,  AKP Heri Supadmi saat dikonfirmasi membenarkan aksi Bhakti sosial yang dilakukan anggotanya  yang berasal dari Dusun Mandilis Desa Sanen rejo Kecamatan Tempurejo tersebut.  Sebelum berdinas, Bripka Totok membeli sayur-mayur di pasar Mumbulsari atau juga di wilayah Tempurejo selanjutnya diberikan ke warga binaannya di Desa Kawang Rejo. 

      Heri mengapresiasi upaya yang dilakukan anggotanya selain bisa membantu konsumen yang terdampak Covid 19 juga membantu pedagang dan produsen karena perputaran ekonomi pedagang sayur juga bisa bertahan di tengah pandemik Covid 19. (Iza/muk)