Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Desa Kemiri Jadikan Keindahan Alam Menjadi Destinasi Wisata

April 01, 2021 WIB Last Updated 2022-02-18T04:23:45Z

Panti -- Desa Wisata Kemiri dan Jember Coffee Centre (JCC) kembali bangkit setelah diresmian oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Rabu (31/03/2021). Butuh waktu kurang lebih 10 bulan mempersiapkan desa wisata ini, hingga akhirnya diperkenalkan menjadi destinasi wisata baru di Jember.

 

“Kami berharap kami berharap desa wisata yang dimulai dari nol rupiah ini bisa memberikan manfaat besar untuk masyarakat dan Indonesia,” ucap Bupati Hendy. 

 

Hal yang tak mudah mempersiapkan desa wisata ini, terlebih salah satu desa di Kecamatan Panti ini tahun 2006 lalu porak poranda akibat banjir bandang. Kebangkitan Desa Wisata Kemiri ini sekaligus memberikan peran desa ditengah goncangan ekonomi dampak adanya covid 19.

 


 

Kepala Desa Kemiri yang memiliki Ide Desa Wisata menyampaikan banyak kendala yang dihadapi untuk dapat mewujudkan keinginan tersebut. Kendala utama yakni modal finansial. Desa Kemiri dibangun dari Nol Rupiah karena desa belum bisa menganggarkan untuk biaya pembangunan.

 

Semua elemen masyarakat ikut bersinergi dan berkolaborasi, mulai dari pemuda desa, pihak pesantren dan tokoh masyarakat. Bermodal tekad, keyakinan, semangat dan kreativitas, didampingi Manajemen Tamasya Bus Kota, kemudian mulai mengumpulkan modal melalui Tamasya Desa Kita Jelajah Kemiri.

 

Tidak hanya itu saja produk-produk unggulan Kemiri dihimpun dan dijual keluar desa. Aneka sayuran, produk olahan jamur, kopi, rambak, asap cair, minyak atsiri,opak gulung, es dawet, pakis, apapun yang bisa dipasarkan dan diterima konsumen mereka jual. Merasa usaha mereka belum cukup makan dihimpunlah investor-investor lokal Kemiri untuk bermitra.

 

Desa Wisata Kemiri dan Jember Coffee Center (JCC) tak hanya terpusat di satu titik, tapi menyebar ke hampir seluruh wilayah desa dengan tujuan pemerataan manfaat, sehingga nantinya semakin banyak yang menerima dampak positifnya.

 

Ada empat Dusun yang menjadi destinasi utama yaitu Dusu Delima sebagai sentral destinasi, Dusun Sodong sebagai pusat kegiatan adventure, Dusun Danci sebagai kampung kopi, dan Dusun Tenggiling sebagai pusat dari integrated farming tourism.

 

“Desa Kemiri ini bisa dikatakan The Inspiring Village, sebagai desa wisata pertama di Jember semoga bisa menginspirasi desa lain dapat memajukan desanya. Bahkan dari nol rupiahpun bisa menjadi desa wisata. Kedepan diharapkan Desa Wisata Kemiri dapat semakin memberi warna untuk pariwisata Jember,” Kata Hendy Siswanto. (*)