Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Maksimalkan Dunia Digital Untuk Saling Bantu

Juli 28, 2021 WIB Last Updated 2022-02-18T04:23:16Z


 

Jember -- Bupati Jember, Ir. H. Hendy Siswanto imbau maksimalkan dunia digital untuk saling membantu. Hal itu disampaikan saat menjadi salah satu pemateri dalam literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI melalui zoom meeting, Rabu (28/07/2021).

 

Saat ini yang serba digital, Bupati Hendy mengajak masyarakat untuk memaksimalkan dunia digital untuk saling membantu dalam kebaikan antar sesama, apalagi sedang terjadi pandemi Covid-19.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hendy Siswanto menyampaikan bahwa literasi digital kepada masyarakat saat ini sangat penting, tidak hanya menjadi masyarakat yang pintar, namun juga harus bermoral.

 

“Dunia digital yang tidak ada batasnya lagi, penuh kebebasan, di sini lah perlu diberikan literasi kepada masyarakat bahwa ada batasan-batasan yang harus dipatuhi orang di dunia maya dan terpenting adalah harus bermoral,” jelas Bupati Hendy.

 

Dia mengingatkan nilai luhur Indonesia jangan sampai hilang meski kita bersosialisasi di dunia maya. Nilai luhur tersebut seperti saling menjaga perasaan, saling menghormati, tenggangrasa.

 

“Ingat dunia digital atau dunia maya ini sama dengan dunia nyata bahwa apapun yang Anda sampaikan di dunia maya sama dengan Anda sedang berbicara dengan seluruh orang di dunia, maka apa yang disampaikan harus bisa ditanggungjawabkan, karena juga ada konsekuensi hukum yakni UU ITE yang mengatur di dunia maya,” pesannya.

 

Program literasi digital dengan slogan “Makin Cakap Digital” ini merupakan langkah Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan talenta digital untuk kemajuan Indonesia ke depan.

 

Literasi digital bertajuk “Menangkal Arus Buruk di Dunia Digital” tersebut, ada 4 narasumber menyampaikan materi mengenai Cakap Bermedia Digital, Etika Bermedia Digital, Aman Bermedia Digital dan Budaya Bermedia Digital, sementara Bupati Jember Hendy Siswanto bertindak sebagai Key Opinion Leader. (*)