Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Oknum Polisi Pukul Warga Pakai Gagang Pistol

Mei 14, 2021 WIB Last Updated 2022-02-18T04:23:29Z

 


Zonajember.com, Gumukmas -- Seorang warga Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember,  bernama Muhammad Rofik menjadi target pemukulan oleh oknum anggota Polisi menggunakan gagang pistol. Muhammad Rofik melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Gumukmas pada hari Jumat (14/05/21). 


Rofik melaporkan ulah oknum Polisi itu ke Polsek Gumukmas atas dugaan penganiayaan. Oknum Polisi tersebut diketahui bernama Dwi Krisanda dan saat ini aktif bertugas di Polsek Banyuanyar Kabupaten Probolinggo. 

 

Dari kejadian tersebut, Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya kaos milik korban warna putih motif hitam terdapat bercak darah, satu butir selongsong peluru dan hasil visum korban

 



Rofik menceritakan muasal kejadian tersebut berlangsung pada Selasa malam kemarin (11/05/2021), sekitar pukul 21.00 WIB. Rofik pulang dari Masjid dan membeber karpet di depan rumahnya. Saat duduk santai, tiba-tiba terdengar ada suara seperti tembakan pistol ke atas di depan rumahnya. 


Ternyata oknum tersebut keluar dari rumah dan mengeluarkan tembakan ke atas sebanyak tiga kali. Lalu, senjata tersebut ditodongkan ke arah Rofik. "Masalahnya apa mas," kata Rofik menanyakan ke oknum Polisi tersebut. 


Namun oknum Polisi ini enggan menjelaskan" "Ya tidak tahu, pikir sendiri, kamu kan sudah besar," ujar oknum Polisi tersebut yang ditirukan oleh Rofik.

 

Seperti nampak emosi, oknum Polisi itu kemudian memukulkan gagang pistolnya tepat di kepala Rofik, karena pukulannya yang keras membuat Rofik langsung jatuh tersungkur. Setelah aksi pemukulan itu, oknum Polisi tersebut masih diam saja di tempat. 

 

Sementara itu, Sawi yang merupakan teman Rofik yang mengetahui temannya terluka dan jatuh tersungkur langsung berinisiatif membawa Rofik ke Puskesmas Tembokrejo. Rofik pun mendapat perawatan berupa jahitan di kepala.


Rofik tidak mengetahui secara pasti tujuan oknum anggota Polisi bernama Dwi itu, sebab jarang berkumpul dengan tetangga. Sepengetahuannya, Dwi bertugas di Kabupaten Probolinggo sudah setahun lebih, bertemu di jalan pun tidak pernah saling bertegur sapa. 

 

 

Kasi Propam Polres Jember Ipda Ely Mukhsin mengatakan, terkait pemukulan yang dilakukan anggota kepada masyarakat ini akan didalami lebih dulu sebab korban tidak mengetahui permasalahannya apa.


"Kemudian yang kedua ini sudah jelas terjadi tindak pidana aniaya yang mana sudah dibuktikan dengan visum-visum. Nanti rekan Reskrim yang akan menindak lanjuti dengan pembuktian, saksi-saksi, pemberitaan dan lain-lainnya," ungkap Ipda Ely.


Masalah pendalaman, sambung Ipda Ely, akan dilakukan Reskrim. Hasil visum, korban mengalami luka robek di kepala sekitar 3 Cm, bekas pukulan benda tumpul.


Ipda Ely menjelaskan, luka tersebut diduga kuat akibat pukulan menggunakan pistol jenis Revolver milik pelaku. "Identitas pelaku, bertugas di Polsek Banyuanyar, Polres Probolinggo, pangkatnya Bripka dan namanya Dwi Krisanda," pungkasnya.


Ipda Ely mengaku sudah koordinasi dengan Kasi Propal Polres Probolinggo dan saat ini pelaku sudah diamankan. "Untuk penyidikan nanti akam ditindak lanjuti Unit Reskrim Polsek Gumukmas," ungkapnya.


Atas kasus ini Polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti , diantaranya kaos milik korban warna putih motif hitam terdapat bercak darah, satu butir selongsong peluru dan hasil visum korban. (tahrir/ton)